Para pengembang perumahan dan masyarakat diharapkan tetap menggalakkan program penghijauan di lingkungan perumahan. Adanya penanaman pohon serta lahan penghijauan di kompleks perumahan selain untuk mengantisipasi masalah air tanah juga bisa dijadikan tempat bermain bagi anak-anak dan tempat sosialisasi masyarakat.
“Pengembang bersama-sama dengan masyarakat bisa mengatur agar lingkungannya tetap hijau. Salah satunya dengan menanam pohon serta menyediakan lahan penghijauan yang bisa dijadikan tempat bermain anak-anak dan warga sekitar,” ujar Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa saat melakukan kunjungan lapangan ke Kompleks Perumahan Herlina Perkasa di daerah Sungai Andai, Banjarmasin beberapa waktu lalu.
Menurut Suharso Monoarfa, masalah penghijauan lingkungan ini juga harus menjadi perhatian pemerintah daerah (Pemda). Sebab dari waktu ke waktu banyak pohon penghijauan yang sudah tua dan perlu penanaman ulang dengan pohon yang baru. Untuk itu kerjasama antara pengembang dan Pemda dalam program penghijauan ini perlu lebih ditingkatkan.
Apabila hal itu tidak diantisipasi, Suharso Monoarfa, dirinya khawatir tidak ada lahan untuk menyerap air tanah. Selain itu, lahan yang banyak ditumbuhi ilalang maupun rumput liar sebisa mungkin diubah menjadi lahan penghijauan sehingga anak-anak bisa memiliki ruang bermain.
Para pengembang, ungkap Suharso, juga bisa memanfaatkan lahan-lahan yang banyak ditumbuhi ilalang sebagai ruang terbuka bagi warga serta tempat bermain anak-anak ataupun lokasi rumah pintar. Tentu lahan itu akan lebih bermanfaat dan lebih sehat bagi lingkungan serta tidak menjadi gudang nyamuk yang bisa menyebabkan penyakit Demam Berdarah. “Pengembang juga perlu melakukan fogging atau pengasapan secara rutin serta menjaga drainase lingkungan. Sebab perumahan di Banjarmasin kebanyakan dikelilingi rawa-rawa,” katanya.
Lebih lanjut, Suharso Monoarfa menyatakan, pihak Kemenpera saat ini juga memiliki sejumlah program bantuan prasarana, sarana dan utilitas sebagai upaya untuk mewujudkan lingkungan yang sehat. “Pengembang bisa mengusulkan bantuan PSU ini lewat Pemda setempat. Kami bisa membantu pembangunan lingkungan seperti jalan serta drainase perumahan,” tandasnya.
Sementara itu, Dirut PT Herlina Perkasa, Hasbullah sebagai pengembang perumahan tersebut mengungkapkan, pihaknya memang berusaha agar lingkungan perumahan yang dibangunnya tetap hijau danasri. Salah satunya dengan meningkatkan penghijauan di sepanjang jalan lingkungan yang ada.
Adanya daerah rawa-rawa yang banyak terdapat di Banjarmasin, kata dia, memang menjadi salah satu tantangan tersendiri. Untuk itu, pembangunan rumah panggung juga ikut diatur dalam Perda yang yang dibuat oleh Pemda setempat.
“Saat ini kami telah membangun sekitar 6.000 rumah dengan harga yang cukup terjangkau bagi masyarakat. Sedangkan untuk program penghijauan kami sedang menanam sekitar 30 bibit pohon ketapang serta mobil ambulan kepada warga sekitar,” terangnya.